Beranda Ziarah Nusantara › Direktori Sulawesi Utara › Makam Kyai Mojo (Tondano Minahasa)
Makam Makam Kyai Mojo (Tondano Minahasa) (Kyai Muslim Muhammad Khalifah (Kyai Mojo)) — Minahasa, Sulawesi Utara
Kategori: Ulama Nusantara | Era: Abad ke-18 – ke-19 M (1792 – 20 Desember 1849 M)
Alamat Lokasi: Bukit Wulauan, Kampung Jawa Tondano, Kec. Tondano Utara, Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara
Profil & Sejarah Makam Kyai Mojo (Tondano Minahasa)
Ulama penasihat spiritual dan panglima utama Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa yang diasingkan ke Tondano, Sulawesi Utara.
Kyai Mojo adalah ulama asal Desa Mojo, Pajang (Surakarta) yang menjadi otak intelektual dan rohani di balik Perang Diponegoro (1825–1830). Setelah ditangkap Belanda dalam perundingan pada November 1828, beliau beserta 62 pengikutnya diasingkan ke Tondano, Minahasa pada tahun 1829. Para pengikut beliau menikah dengan gadis-gadis Minahasa dan melahirkan komunitas Muslim Kampung Jawa Tondano (Jaton) yang rukun dan lestari hingga kini.
Sanad Keilmuan & Jaringan Dakwah
Putra Kyai Baderan (Imam Abdul Ngarip, ulama Keraton Surakarta); Sepupu sekaligus Guru Spiritual Pangeran Diponegoro
Baca Panduan Doa Ziarah Kubur Lengkap (Arab, Latin & Artinya) | Buka Peta Rute Interaktif